Monthly Archives: March 2017

Meski Sering Bersaing Dipapan Atas, Club Ini Sudah Lama Tidak Memperoleh Juara

Published / by templehealth

Walaupun rutin mengikuti ajang bergensi setiap tahunnya, terdapat beberapa club sudah lama tidak mendapatkan juara, simak selengkapnya dibawah ini.

Kompetisi ajang sepak bola bergengsi di liga-liga top Eropa memang banyak merebut perhatian publik. Pertarungan antara sejumlah tim-tim ternama, tentu menambah persaingan undtk mendapatkan gelar juara  judi bola. Namun, di sisi lain, ada beberapa dari tim-tim ternama tersebut, yang Nampak belakangan ini hanya sekedar menjadi pemanas persaingan saja. Mereka terbilang sudah club yang sudah cukup lama dan belum mendapatkan trofi liga.

Berikut ulasan lengkap meski sering bersaing dipapan atas, club ini sudah lama tidak memperoleh juara

Valencia

Club ini bukan hanya sekedar dianggap hebat, Valencia juga kerap melahirkan bintang-bintang ternama, seperti, David Villa, David Silva, dan Juan Mata. Namun sayangnya, Valencia terakhir kali menjuarai ajang La Liga Spanyol  tersebut pada musim 2003/2004 silam, sudah sekitar 13 tahun lalu.Walaupun demikian, gelar juara terakhirnya tersebut mampu memperoleh kemenangan cukup manis. Valencia mencatatkan 77 poin dari hasil 23 kemenangan, delapan kali imbang, dan hanya mendapatkan tujuh kekalahan. Hebatnya lagi, penjaga gawang mereka di musim itu hanya kebobolan tujuh gol.

Sevilla

Club yang satu ini hanya menjadi penghias papan atas saja. Sebab, pertandingan meraih kemenangan mereka terakhir memperoleh trofi La Liga pada musim 1945/1946, atau sudah sekitar 71 tahun yang lalu.

AS Roma

Meskipun begitu, Roma tetap konsisten menjaga peformanya di lapangan hijau. Mereka seringkali terlibat persaingan yang sulit dalam perebutan menjadi juara, meskipun pada akhirnya AS roma lagi-lagi belum dapat berhasil.

Tottenham Hotspur

Belakangan reputasi Tottenham Hotspur meningkat hal ini dikarenakan salah satu tim papan atas di Liga Inggris tersebut. Spurs perlahan merusak dominasi Big Four. Mereka pun juga beberapa kali terlibat persaingan yang sengit dalam perebutan juara pertama. Namun, sejarahlah yang berbicara, bahwa terakhir kali Tottenham meraih trofi Liga Inggris sekitar 56 tahun lalu, tepatnya pada musim 1960/1961.

Arsenal

Konsisten mendapatkan julukan Big Four Liga Inggris, jadi bukti nyata betapa Arsenal begitu sangat dihargai sebagai salah satu klub besar. Mereka pun juga seringkali menghasilkan beberapa pemain hebat, seperti, Thiery Henry, Patrick Vieira, dan Cesc Fabregas. Namun, kenyataannya, Arsenal nampak masih kesulitan untuk benar-benar berada di puncak klasemen saat akhir musim. Mereka terakhir kali berhasil menjuarai Liga Inggris pada 13 tahun yang lalu, atau tepatnya pada musim 2003/2004.

Liverpool

Pada masa kejayaan Liverpool sepertinya berhenti mendadak. Meskipun mereka kerap kali terlibat dalam perburuan merebut juara, kenyataannya Liverpool terakhir kali mengangkat trofi Liga Inggris pada tahun 1989 sampai 1990, atau lebih tepatnya sekitar 27 tahun yang lalu. Ya, gelar Liga Inggris yang diperoleh Liverpool terhenti di angka 18, dan telah dibalap oleh club seterunya Manchester United yang kini telah unggul jumlah piala.

Di saat Manchester City hanya dapat bermain imbang 0-0 di dalam kandang saat melawan Stoke City, Barcelona justru sukses melakukan kesuksesan bersejarah dengan mengalahkan Paris Saint-Germain 6-1 dan maju ke babak selanjutnya, yakni perempat final Liga Champions. Ternyata kemenangan dramatis Barcelona tersebut turut berpengaruh untuk Pep Guardiola, dimana ia dengan cepat mengucapkan selamat kepada mantan timnya tersebut saat menggelar jumpa pers setelah melaksanakan pertandingan.

Pelatih yang  berusia 46 tahun itu pernah mengantarkan Blaugrana meraih dua gelar Liga Champions selama ia bertugas menangani klub raksasa tersebut dan ada kemungkinan bahwa ia bisa bertemu kembali dengan beberapa kolega lamanya untuk kompetensi antar klub di Eropa itu.  Ia menjeaskan akan melakukan perjalanan ke Prancis untuk bertading melawan monaco dan kemudian memiliki jadwal pertandingan togel hk melawan Liverpool dalam Premier League. Dengan hasil yang imbang tersebut, Manchester City harus tertahan di posisi ke-3 susunan klasemen.

Chelsea Ingin Menyewa Jasa Antonio Conte Hingga 2021

Published / by templehealth

Sukses membawa Chelsea menuju puncak Premiere League membuat banyak publik bertanya apakah Antonio Conte ini akan memperpanjang kontraknya dengan The Blues.

Setelah absen dan puasa gelar bahkan juga tersingkir dari dua kompetisi Eropa paling bergengsi liga Champions dan juga Uefa, kini Chelsea disebut sebagai kandidat kuat untuk meraih juara EPL atau English Premiere League dibawah asuhan pelatih agen sbobet baru Antonio Conte. Meskipun di awal sempat terseok-seok, namun perlahan dan pasti, Chlesea tidak terkalahkan dan mereka memimpin jauh dari para pesaing terdekat mereka.

Antonio Conte Ditawari Perpanjangan Kontrak di Chelsea

Sukses membawa The Blues menduduki puncak tertinggi Liga Inggris sementara ini membuat banyak publik yang beranggapan bahwa Chelsea pasti sedang membicarakan perpanjangan kontrak baru untuk meneruskan tren positif yang dibawanya. Meskipun ada dua pelatih hebat yaitu jose Mourinho dan juga Pep Guardiola yang melatih duo Manchester bahkan publik menganggap jika persaingan hanya datang dari kedua pealtih ini, namun ternyata Antonio Conte justru mampu menembus dominasi yang dilakukan oleh kedua pelatih kondang yang dikenal selalu mampu membawa tim yang dilatihnya menjadi juara. Bahkan tawaran kontrak baru sudah siap untuk dirinya.

Seperti yang dilansir oleh Daily Express ini, sang pelatih The Blues dipastikan akan menandatangani kontrak jangka panjang untuk terus melatih tim yang bermarkaas di Stamford Bridge. Sebenarnya mantan pelatih Juventus ini memang datang dengan tren baik dimana dirinya mampu membawa Italia menuju perempat final Euro 2016 silam. Awalnya publik bahkan juga penggemar Chelsea ragu dengan gaya permainan Conte mengingat dirinya selalu melatih tim dan juga timnas Italia sementara Chelsea lekat dengan gaya permainan Inggris. Namun ternyat hingga pekan ke-26 ini, Chelsea kokoh berada di puncak klasemen liga Inggris sehingga sewajarnya saja jika dirinya ditawari lebih lama lagi.

Prestasi yang sangat membanggakan ini tidak akan luput dari pandangan fans dan juga orang tertinggi di dalam Chelsea yaitu Roman Abramovich. Bahkan tak tanggung-tanggung Roman Abramovich akan langsung memberikan hadiah untuk Conte berupa kontrak panjang yang akan berakhir hingga 2021. Jelas bukan hanya kontrak saja yang diperpanjang oleh Abramovich melainkan juga dengan kenaikan gaji. Namun kenaikan gaji ini serta kontrak panjang harus seiring dengan prestasi yang bisa dilakukan oleh Conte untuk membuat Chelsea bukan hanya menjadi juara di liga Inggris melainkan juga memberikan mereka gelar liga Champions yang sangat diimpikan olehnya.

Inter Milan Gencar Incar Antonio Conte

Perpanjangan kontrak ini dilakukan dengan tujuan untuk mengusir semua ketertarikan klub lain yang ingin juga memiliki Conte untuk melatih tim mereka. bahkan di beberapa pekan terakhir ini, Inter Milan disebut-sebut sebagai tim yang sangat ingin mendatangkan Conte untuk memperbaiki kondisi dari seluruh tim yang memang mengalami penurunan drastis. Bahkan Inter Milan memang tidak main-main lagi ingin memboyong Conte dimana mereka sudah menyiapkan kontrak yang bernilai sangat besar hanya untuk bisa menggaet Conte di musim depan. Tentu saja ini bukan hanya sebuah tawaran kosong saja mengingat Inter sudah mengamati dengan baik seluruh kiprah dari Conte.

Seperti yang dilansir oleh Tuttisport, pemilik Inter Suning tidak menolak adanya kemungkinan untuk mendatangkan Conte bahkan CEOP Inter Zhang Jindong pun mengaku sudah siap mengeluarkan iming-iming mahar dengan nilai super besar hanya untuk membuat peracik canggih ini mau kembali mudik ke kampung halamannya Italia. Bahkan berhembus kabar dana judi online yang dikeluarkan oleh Inter nanti diyakini adalah sekitar 15 juta Euro per tahun sehingga Conte bisa meninggalkan London untuk menuju Italia. Namun tentu saja Chelsea tidak tinggal diam dengan langsung menawari mereka kontrak.

Bagaimanakah nasib Antonio Conte di musim depan yang menajdi incaran para tim-tim besar Eropa lainnya? Akankah Chelsea melepaskan orang yang sudah membawa mereka menuju juara?

Vinales dan Rekan Satu Timnya, Valentino Rossi

Published / by templehealth

kedatangan Valentino Rossi menjadi rekan satu tim untuk Maverick Vinales membuat finalis merasa tidak seperti bintang dibalapan

Maverick Vinales merupakan salah satu mantan pembalap dari Suzuki ecstar yang saat ini sedang menikmati debutnya sebagai salah satu pembalap yang cukup dikagumi dan disegani oleh pembalap lainnya karena performa di jalanan atau kotraknya yang sangat mengesankan. Ketika ditanya Bagaimana perasaan dirinya ketika bertemu dengan rekan baru di dalam satu timnya maka finalis akan tidak bisa merasakan dirinya adalah seorang bintang karena rekan satu timnya kini adalah seorang Valentino Rossi yang notabene memiliki popularitas dan ketenaran yang lebih dari dirinya dengan pengalaman di balapan yang cukup signifikan dan pernah meraih beberapa gelar juara dunia di beberapa kelas sirkuit balapan.

Vinales Tak Merasa Seperti Bintang

Dalam debutnya kini Maverick Vinales merupakan pembalap yang sangat bersinar dan saat ini setelah melakukan pengujian performa di beberapa sirkuit seperti sirkuit Valencia pada uji coba pascamusim 2016 dan juga Sirkuit Sepang serta sirkuit Phillip Island yang merupakan sirkuit untuk uji coba pramusim 2017. kini diia kembali ke garasi Yamaha. Banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa Maverick Vinales merupakan salah satu kandidat yang kuat untuk bisa mendapatkan gelar taruhan bola yang tangguh di musim akan datang. Dengan hasil laga laga uji coba yang sudah dilakukan sang top gun menjadi seorang pembalap yang memiliki masa depan ataupun prediksi cara untuk balapan selanjutnya. Benarkah demikian?

Tetapi pada kenyataannya finalis mengatakan bahwa dirinya mungkin tidak bisa mengungguli rekan satu timnya kini yaitu Valentino Rossi di mana Dia merasa bahwa Hampir tak mungkin merasa seperti seorang Bintang saat berada di tim Yamaha. Artinya Vinales sendiri tidak bisa membandingkan dirinya dengan valentino Rossi. Mungkin untuk beberapa waktu terakhir Valentino Rossi seperti terlihat sedang berada dalam kesulitan dan jauh di belakang tetapi untuk beberapa waktu ke depan ada kemungkinan bahwa Valentino Rossi kemudian sedang berada di depan dan semakin terdepan. Pada hakekatnya permainan atau pembalapan yang mereka lakukan kita tergantung kepada Bagaimana keberuntungan yang dimiliki oleh masing-masing yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenang dan meraih gelar juara.

Perbandingan Performa Vinales dan Rossi

Jika dibandingkan saat ini memang Vinales memiliki performa yang lebih unggul karena keberuntungan sepertinya belum berpihak pada Valentino Rossi di mana pada saat ujian mesin di Phillip Island terlihat bahwa Valentino Rossi sangat melempem bahkan terpaut selisih hampir 1 detik dari finalis di hari terakhir. Menurut yang dikatakannya bahwa uji coba yang dilakukan di Australia selama tiga hari tidak bisa menyelesaikan masalah yang ada pada mesin ataupun motornya. Perbandingan demi perbandingan kemudian dilakukan oleh media dan banyak orang antara Maverick Vinales dan juga Valentino Rossi tetapi keduanya sepertinya enggan menanggapi bagaimanapun dan apapun yang dikatakan oleh orang.

Sampai saat ini Vinales merasa percaya diri dan memiliki tempat yang nyaman di dalam balapan karena hal itulah yang menjadi faktor untuk bisa meneruskan perjuangan untuk meraih gelar togel jitu. Jika tidak memiliki rasa percaya diri dan tidak merasa bagus pada berbagai track maka akan ada kesulitan di masa yang akan. Jika ditanya mengenai bagaimana persiapan Valentino Rossi maka Vinales akan menjawab bahwa dia tidak peduli dengan apa yang terjadi di garasi sebelah karena saat ini di hanya akan fokus untuk bisa memperbaiki apa yang menjadi masalah pada motornya untuk bisa menampilkan performa yang maksimal di balapan. Dia hanya berkonsentrasi pada motornya sendiri dan balapan yang akan dihadapinya.